Arsip Kategori: Tak Berkategori

5 Jenis Usaha dengan modal tipis

Bisnis kuliner

Bisnis kuliner adalah bisnis yang bergelut di bidang makanan dan minuman adalah jenis usaha yang paling banyak dilakukan dengan modal yang tidak terlalu besar. Dalam berbisnis kuliner yang dibutuhkan adalah keahlian Anda untuk memasak dan membuat sesuatu makanan/minuman yang baru.

Modalnya tidak terlalu banyak hanya dengan modal awal minimal Rp 5 juta Anda dapat membeli bahan baku dan mengolahnya menjadi makanan yang bernilai dan menghasilkan keuntungan.  Ada banyak sekali pilihan usaha kuliner, tergantung menu yang Anda sajikan, misalnya usaha keripik, ayam kentaki atau jenis gorengan bisa juga makanan ringan.

Anda juga jangan ragu untuk membuat minuman selingan yang bernilai tambah. Contoh sirup plus sari kelapa (nata de coco). Harga nata de coco ukuran sedang hanya Rp 7.000/pcs sedangkan sirup buah harganya per botol hanya Rp 15.000/pcs. Anda cukup menjual satu porsi minuman tersebut dengan harga Rp 7.000 maka keuntungan yang anda dapatkan cukup besar.

Sementara itu, Anda juga diminta kreatif menghias toko yang anda punya dengan hiasan sederhana yang inovatif atau bisa juga mengambil tema angkringan. Cara ini dilakukan untuk menarik pembeli.

 

Bisnis pulsa

Bisnis pulsa adalah bisnis yang tidak memerlukan modal yang cukup besar. Yang dibutuhkan hanya handphone, deposit pulsa dan mungkin juga kios kecil atau tanpa kios juga bisa. Misalnya dengan asumsi modal Rp 5 juta, Anda bisa membagi modal tersebut menjadi dua yaitu Rp 2,5 juta untuk mendeposit pulsa sisanya Rp 2,5 juta bisa anda gunakan untuk membeli asesoris HP dan nomor cantik yang sering diburu para pembeli. Jangan ragu untuk menghias toko anda dengan ide kreatif, tidak harus mahal agar menarik pembeli.

 

Bisnis Laundry

 Untuk memulai usaha jasa cuci ini yang diperlukan minimal sebuah mesin cuci, detergen, pewangi, dan setrika. Anda bisa menggunakan bagian rumah anda untuk menjalankan usaha ini. Bila Anda punya uang Rp 5 juta, Anda bisa membeli 2 mesin cuci dengan kapasitas 9,5 kg dengan harga Rp 1,8 juta/unitnya. Sisanya Anda bisa membeli setrika, pewangi dan deterjen.

Tarif rata-rata bisnis laundry di Jakarta adalah Rp 7.000-10.000/kg. Nah dengan bisnis ini, Anda dijamin bisa mendapatkan keuntungan. Yang paling penting diperhatikan dari bisnis ini tentu adalah kesehatan Anda.

 

Bisnis Pakaian

Untuk bisnis ini juga bisa dijalankan dengan modal Rp 5 juta. Anda tinggal membeli pakaian yang sudah jadi pada pusat produksi, kemudian menjual kembali lewat gerai yang Anda miliki.

Jenis fesyen yang sedang trend saat ini adalah jaket klub sepakbola. Nah untuk mendapatkan jaket klub sepakbola kualitas 1 (di bawah Ori) Anda bisa membeli lusinan. Anda bisa berburu dan memesan jaket tersebut di sebuah agen jaket di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat dengan harga Rp 125.000/helai. Saat dijual nantinua, tidak salahnya Anda menjual satu jaket dengan harga Rp 150.000-200.000/helai. Bagaimana, ini jenis usaha yang menguntungkan bagi Anda.

Jangan lupa untuk menghias toko yang Anda punya dengan gambar-gambar klub sepakbola dan tokoh sepakbola seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi atau ikon sepakbola nasional seperti Bambang Pamungkas dan Evan Dimas.

 

Bisnis Jasa Pengetikan

 Untuk memulai bisnis ini cukup sederhana. Dengan modal Rp 5 juta, Anda bisa membuka dengan membeli komputer bekas. Harga satu set komputer bekas saat ini hanya Rp 750.000 (untuk Pentium III) dan Anda bisa membeli itu di Pusat Toko Elektronik Harco Mangga Dua. Anda cukup membeli 4 set komputer.

Sisa dari uang yang masih Anda punya bisa dibuat untuk membeli mesin printer. Satu set printer plus scanner baru hanya Rp 800.000/unit. Anda juga bisa menambah membeli satu printer standar denggan harga Rp 500.000/unit.(detik.com)

 

3 Aspek Utama dalam Merancang bisnis

Menemukan ide bisnis merupakan anugerah yang tidak terhingga, karena dalam kenyataannya tidak gampang menemukan ide bisnis. Namun jika ide hanya sebatas bayang-bayang, Anda tetap tidak akan bisa merealisasikannya dalam bisnis yang nyata.

Para pengusaha top yang kini namanya muncul di berbagai media bisnis, seringkali tidak pernah memikirkan tahapan-tahapan dalam merealisasikan ide. Bahkan banyak pula anggapan bahwa kalau mau berwirausaha tidak usah membuat rencana macam-macam, nanti malah kandas di tengah jalan.

Mungkin banyak yang membuat rencana macam-macam tapi rencana cuma sebatas rencana, sehingga realisasinya memang nol besar. Apabila hal ini yang terjadi tentu anggapan di atas menjadi benar. Padahal dalam teorinya, bisnis sekecil apapun tetap memerlukan perencanaan untuk dapat merealisasikan ide bisnis yang lebih matang.

Tujuan membuat rencana bisnis adalah untuk memastikan jalannya operasi bisnis yang tepat dan memberikan dorongan pada rencana-rencana departemen atau divisi. Selain itu juga untuk memutuskan rute yang diperlukan organisasi dalam mencapai tujuannya sekaligus menentukan standar untuk menentukan kinerja bisnis. Yang tidak kalah penting adalah untuk memperoleh dukungan dari konsumen, investor bahkan pihak-pihak lainnya.

Dalam perspektif Philip Kotler, setidaknya ada beberapa prosedur standar untuk dapat merealisasikan ide bisnis yang benar dalam bentuk rencana bisnis untuk merealisasikan bisnis. Yaitu : pembangkitan gagasan, penyaringan, pengembangan dan pengujian konsep, strategi pemasaran, analisa bisnis, pengembangan produk, pengujian pasar, dan komersialisasi. Dengan kata lain, rencana bisnis untuk merealisasikan ide memang menjadi hal yang sangat penting dalam bisnis. Boleh saja ide yang diperoleh sangat brilliant dan luar biasa, tetapi tetap saja harus dikaji dalam berbagai hal, terutama aspek ekonomis, teknis, dan masa depannya.

Aspek ekonomis

Aspek ini mencakup analisis pasar, penjualan, biaya produksi, maupun profit margin.Faktor ini sangat penting, karena mempengaruhi tingkat keputusan untuk merealisasikan ide menjadi bisnis yang sesungguhnya. Aspek ini akan mengkaji sejauh mana tingkat keuntungan yang diperoleh, dengan daya serap pasar yang ada dan kemampuan memiliki modal untuk menjalankan operasional bisnis. Meskipun idenya luar biasa, tetapi kalau dalam perhitungannya merugi, ya buat apa ? Karena itu, Anda harus paham betul, bagaimana Anda menghasilkan income, dan berapa biaya yang akan dikeluarkan.

Aspek teknis

Aspek ini sangat penting untuk mengukur kemampuan untuk menjalankan bisnis dengan baik. Apakah dengan modal yang ada, sudah mampu memproduksi barang atau jasa yang bisa dijual ? bagaimana dengan kemampuan sumber daya manusianya ? apakah semua kekuatan yang dimiliki mampu memberikan nilai tambah yang lebih baik kepada konsumen dibandingkan dengan usaha-usaha sejenis lainnya ? Suatu rencana bisnis yang baik, akan memberikan peluang yang lebih baik, sekaligus meminimalisasi kemungkinan kegagalan bisnis.

Masa depan bisnis

Aspek ini akan mengkaji lebih komprehensif mengenai masa depan bisnis Anda. Jangan sampai, kita tahu bahwa bisnis yang digeluti adalah bisnis musiman, namun perencanaan yang diterapkan adalah untuk bisnis yang permanen. Ini tentu nantinya akan menganggu aspek teknis. Belum lagi dengan harapan-harapan konsumen yang selalu akan lebih maju dan up to date. Apakah mampu bisnis yang kita jalankan nanti menyerap pasar seperti ini ? Inilah aspek penting yang harus diperhatikan secara seksama dan dituangkan dalam rencana bisnis.

Sekali lagi, Anda jangan percaya dengan saran yang berkata Lupakan rencana bisnis, cukup jalankan saja, karena Anda bisa kejeblos ke hutan belantara bisnis yang serba tidak pasti. Lebih baik jika Anda menguji kelayakan rencana bisnis Anda kepada orang-orang yang lebih sukses dan lebih berpengalaman dalam bisnis, dan kemudian Anda menjadi sukses.

Kunci penting menuju kesuksesan bisnis adalah dengan memahami kesuksesan bisnis dan menirunya. Tenggelamkan diri Anda dalam buku-buku dan majalah-majalah kewirausahaan serta bisnis. Lihatlah bagaimana para entrepreneur bekerja, perhatikan apa yang mereka katakan, dan tirulah. Tidak ada waktu untuk menemukan kembali roda bisnis.

(Sumber : ciputraentrepreneurship.com)